Semua tentang IOST, dari pembelian pertama sampai Layer 2.
Hub IOST independen · edisi Asia

Koin IOST adalah apa? Panduan jujur untuk investor Indonesia

IOST adalah blockchain cepat berbasis voting yang lahir pada 2019 dan punya penggemar terbesar di Jepang dan Korea. Di sini kamu dapat harga live dalam rupiah, panduan jujur soal cara beli, wallet dan staking, plus peta jelas tentang apa yang berubah di IOST 3.0.

Gas, mulai!
Cara beli IOST

Membuka CEX.IO, exchange kripto yang beroperasi sejak 2013 dan terdaftar di FinCEN Amerika Serikat. IOST tidak listing di sana, jadi Anda mulai dari kripto lalu swap.

Ringkasan pasar IOST

Live
  • Beli kripto pakai kartu
  • Tukar ke IOST di exchange yang melistingnya
  • Simpan IOST di wallet milik sendiri
Peta Asia

IOST di enam pasar Asia

Ketuk sebuah negara untuk melihat di mana IOST diperdagangkan secara lokal, regulator mana yang berlaku dan bagaimana orang di sana biasanya membelinya.

Peta Asia
Di halaman ini
  1. IOST dalam satu menit
  2. Kenapa Asia peduli
  3. Perubahan di IOST 3.0
  4. Realita harga IOST
  5. Cara beli di negaramu
  6. Wallet dan staking
  7. Risiko yang perlu diketahui
  8. Cara memakai situs ini
  9. Pertanyaan yang sering diajukan

IOST dalam satu menit

IOST adalah blockchain publik sekaligus nama koin yang menggerakkannya. Namanya singkatan dari Internet of Services Token, dan jaringannya sudah menjalankan mainnet sendiri bernama Olympus sejak 25 Februari 2019. Blok baru muncul setiap setengah detik, smart contract ditulis dengan JavaScript, dan alih-alih membayar biaya untuk setiap transfer, kamu cukup mengunci sedikit IOST untuk mendapatkan gas. Proyek ini dikelola IOS Foundation, yayasan yang berbasis di Singapura, dan kodenya terbuka di GitHub. Kalau mau versi panjang lengkap dengan pendiri dan sejarahnya, mulai dari panduan kami soal apa itu IOST.

Sejak Maret 2025 ceritanya punya babak kedua. Lewat rencana bernama IOST 3.0, yayasan menerbitkan 21,32 miliar token baru sebagai token BEP-20 di BNB Chain dan meluncurkan jaringan Layer 2 yang dibangun di atas OP Stack. Jadi kalau ada yang bilang “IOST”, maksudnya bisa koin asli di chain lama, token BEP-20 di BNB Chain, atau jaringan Layer 2 yang baru. Sebagian besar kesalahan mahal yang kami lihat berawal dari mencampuradukkan ketiganya, jadi ini versi singkatnya.

IOST yang mana yang sedang kamu lihat?
BentukTinggal di manaCara mengirimPemegang tipikal
IOST asli (L1)Mainnet IOST, chain ID 1024Ke nama akun, plus memo untuk exchangePengguna Indodax, Bittime, Coincheck, Upbit
IOST BEP-20BNB Smart ChainKe alamat 0x, tanpa memoPengguna MetaMask, Trust Wallet, StakeDrop
IOST Layer 2Rollup OP Stack, chain ID 182Gas dibayar dengan BNBDeveloper; pemakaian harian hampir nol

Sumber: dokumentasi developer IOST dan docs.iost.io. Detail di panduan IOST 3.0 kami. Jaringan deposit tiap exchange bisa berbeda, cek dulu di aplikasinya.

Ada beberapa hal yang bukan IOST. IOST tidak bisa ditambang: tidak ada proof-of-work, dan token baru dibagikan ke block producer dan pemilih. IOST juga tidak ada hubungannya dengan Internet of Things, walaupun namanya mirip. Dan IOST bukan stablecoin atau aplikasi pembayaran, meskipun beberapa tahun terakhir yayasannya getol mempromosikan pembayaran dan aset dunia nyata (RWA). Mesin di bawahnya adalah sistem voting yang oleh tim disebut Proof of Believability, yang kami bedah bersama angka kecepatannya di halaman teknologi IOST.

Satu catatan buat pembaca yang baru kenal: banyak orang mencari “IOST adalah koin apa” karena melihatnya di daftar aset Indodax atau Bittime dengan harga per koin yang sangat kecil. Harga per koin yang kecil tidak otomatis berarti murah. Yang menentukan adalah berapa banyak koin yang beredar, dan untuk IOST jumlahnya puluhan miliar. Kita bahas itu di bagian harga di bawah.

Kenapa Jepang dan Korea peduli dengan IOST

Kisah IOST di Jepang dimulai pada 8 September 2020, ketika Coincheck menjadi exchange Jepang pertama yang melistingnya. Waktu itu sangat sedikit altcoin yang lolos penyaringan ketat di Jepang, jadi listing di exchange domestik yang terdaftar di FSA langsung menempatkan IOST di depan banyak investor ritel. OKCoin Japan, sekarang OKJ, menyusul pada 15 September 2021. Daftar resmi FSA mencatat empat exchange terdaftar yang melayani IOST: Coincheck, OKJ, BitTrade dan Binance Japan. IOST juga masuk Green List JVCEA, daftar asosiasi industri untuk aset yang banyak dilayani. Tidak semua bertahan: BITPOINT dan CoinTrade menghapus IOST pada 2026. Gambaran lengkapnya, termasuk aturan pajak, ada di halaman IOST di Jepang.

Proyek ini memang serius menggarap pasar Jepang. IOST bergabung dengan Japan Blockchain Association pada 2021, mengadakan kelas blockchain gratis di kampus-kampus Jepang, dan menjadi rumah marketplace NFT RIZIN FIGHTING COLLECTION yang dibuat NFT-Japan di bawah lisensi RIZIN. Belakangan IOST ikut menggelar meetup di Tokyo bersama exchange lokal. Dalam wawancara tahun 2025 dengan media Korea Block Media, CEO IOST menyebut Jepang sebagai komunitas terbesar proyek ini dan Korea sebagai pasar terbesar kedua. Itu pernyataan perusahaan, bukan angka yang diaudit, tetapi data trading menunjuk ke arah yang sama. Halaman NFT, game dan kerja sama Jepang kami memisahkan proyek Jepang yang nyata dari rumor.

Kerumunan orang menyeberang di persimpangan Shibuya, Tokyo, kota pusat komunitas IOST terbesar

Jepang: jangkar komunitas

Empat exchange terdaftar FSA melisting IOST, dan Coincheck menjadi yang pertama pada 2020.

Korea adalah tempat sebagian besar trading benar-benar terjadi. Upbit membuka pasar KRW-IOST pada 25 Juli 2018, dan Bithumb serta Coinone juga memperdagangkan IOST terhadap won. Di data agregat exchange yang dicek tim riset kami, order book KRW di Upbit adalah pasar IOST terbesar kedua di dunia, hanya kalah dari order book Binance. Ada satu detail on-chain yang cukup bicara banyak: akun kustodian berlabel Dunamu, operator Upbit, memegang sekitar 30% dari seluruh IOST asli. Ketika aliansi exchange Korea, DAXA, mengeluarkan peringatan hati-hati soal IOST pada Januari 2025, harganya langsung terasa. Baca halaman IOST di Korea Selatan dan ulasan Upbit untuk detailnya.

Asia Tenggara punya kantongnya sendiri. Bitkub di Thailand sudah menjalankan pasar IOST/THB sejak November 2018, dan sebagian investor Thailand bercanda menyebut IOST “koin nenek”, walaupun asal-usul julukan itu belum pernah terkonfirmasi. Indonesia mencantumkan IOST di daftar resmi aset yang boleh diperdagangkan, dengan pasangan rupiah dan kripto di exchange lokal. Taiwan sama sekali belum punya listing IOST lokal, sedangkan Vietnam sedang menjalani rezim perizinan baru. Hub Asia kami membandingkan keenam pasar ini berdampingan.

Bagaimana IOST 3.0 mengubah gambarannya

IOST 3.0 berawal dari proposal tata kelola pada 21 Oktober 2024 yang berfokus pada pembayaran (PayFi) dan DePIN. Pengumuman utama pada 12 Desember 2024 menggambarkan IOST akan menjadi Layer 2 khusus di BNB Chain. Voting komunitas kedua lolos pada 12 Januari 2025, dan sehari kemudian DAXA dan Upbit mengeluarkan pemberitahuan kehati-hatian karena rencana perubahan suplai. Itu sebatas imbauan, bukan penetapan status peringatan, dan IOST tidak pernah didelisting di Korea. Peluncuran resminya menyusul pada 8 Maret 2025, bersamaan dengan kontrak token BEP-20 dan aturan airdrop.

Penerbitan barunya besar. Ke-21,32 miliar IOST baru dibagi 60% untuk reward validator atau node, 20% untuk airdrop dan StakeDrop, 8% untuk insentif komunitas, 5% untuk hibah developer, 4% untuk Nexus DAO dan 3% untuk tim, semuanya dilepas bertahap selama beberapa tahun. Pemegang minimal 1.000 IOST pada snapshot 15 Maret 2025 pukul 09.00 JST (07.00 WIB) mendapat airdrop yang dibayar selama 48 bulan, lewat exchange masing-masing atau dengan klaim di iost.io. Panduan airdrop kami memuat jadwal pembayaran di Coincheck, BitTrade, Upbit dan Bitkub, dan halaman tokenomics menjelaskan dampaknya terhadap suplai.

Lalu bagaimana dengan Layer 2-nya sendiri? Jaringannya nyata dan berjalan: rollup OP Stack di BNB Chain dengan chain ID 182, dan gas dibayar pakai BNB. Tapi ketika tim riset kami mengambil sampel ribuan bloknya, hampir tidak ada transaksi pengguna sama sekali, dan bridge resminya sejauh ini hanya memindahkan BNB. Sementara itu L1 asli terus jalan. Pada Oktober 2026 semua block producer memasang upgrade wajib go-iost v4.0.0, dan beberapa exchange menghentikan sementara deposit dan penarikan IOST selama beberapa hari sekitar 21–26 Oktober selama proses upgrade. Yayasan juga mengumpulkan $21 juta dalam putaran pendanaan strategis pada Juni 2025 dan membakar 70 juta token lama pada 8 September 2026.

Realita harga IOST

Harga tertinggi sepanjang masa IOST sekitar $0,1298 pada 23 Januari 2018, saat demam altcoin pertama dan tak lama setelah koin ini mulai diperdagangkan. Harga terendahnya datang jauh kemudian, sekitar $0,000526 pada 19 Agustus 2026. Artinya harga IOST masih lebih dari 99% di bawah puncaknya, bahkan setelah beberapa kali reli singkat. Babak besar di antaranya adalah tahun 2021 yang kuat, ketika listing di Jepang dan bull market yang luas mendorong IOST naik sekitar enam belas kali lipat dalam empat bulan, lalu disusul penurunan panjang. Lonjakan singkat pada September dan Oktober 2026 sempat melipatgandakan harga dalam sehari, lalu semuanya hilang lagi dalam hitungan hari.

Suplai menjelaskan sebagian ceritanya. Batas maksimalnya 90 miliar IOST, chain asli memuat sekitar 32,6 miliar, dan CoinGecko menghitung kira-kira 36,7 miliar sebagai suplai beredar setelah suplai BEP-20 ikut dihitung. Ketika orang bertanya apakah IOST bisa tembus Rp1.000 atau $1, jawabannya kembali ke angka itu dikalikan harga. Contoh sederhana: dengan sekitar 36,7 miliar koin beredar, harga $1 per koin berarti kapitalisasi pasar sekitar $36,7 miliar, jauh di atas nilai IOST di masa puncaknya sekalipun. Hitungan lengkap untuk target-target populer ada di halaman prediksi harga IOST, yang sengaja tidak memberi target harga versi kami sendiri.

Untuk angka live, pakai grafik di bawah artikel ini, halaman harga IOST hari ini, atau kalkulator IOST ke rupiah yang juga mendukung yen, won, baht dan mata uang lain. Kami tidak pernah menulis harga statis di artikel, karena angkanya pasti sudah salah ketika kamu membacanya. Satu hal lagi soal harga dalam rupiah: harga IOST/IDR di Bittime atau Indodax bisa sedikit berbeda dari harga global, karena order book rupiah jauh lebih tipis daripada pasar Binance. Selisih itu bisa terasa kalau kamu membeli atau menjual dalam jumlah besar.

Cara beli IOST di negaramu

Aturan paling sederhana berlaku hampir di seluruh Asia: kalau ada exchange teregulasi di negaramu yang melisting IOST terhadap mata uang lokal, mulailah dari sana. Untuk pembaca di Indonesia, artinya pedagang aset kripto berizin OJK. IOST tercantum di daftar aset bursa CFX sejak 18 Februari 2024, dan pengawasan aset kripto pindah dari Bappebti ke OJK pada 10 Januari 2025 di bawah POJK 27/2024. Bittime dan Indodax punya pasar IOST/IDR, sedangkan Tokocrypto tidak punya pasar rupiah untuk IOST. Di data agregator yang kami cek, Bittime adalah pasar rupiah yang paling ramai, sementara order book Indodax sangat tipis. Detail lengkapnya ada di halaman IOST di Indonesia dan ulasan Indodax.

Prosesnya biasanya begini: buka akun dan selesaikan KYC dengan KTP, setor rupiah lewat transfer bank atau virtual account seperti BCA, Mandiri, BRI atau BNI, lalu beli IOST di pasar IOST/IDR memakai limit order supaya harga tidak meleset di order book yang tipis. Beberapa exchange juga menawarkan QRIS atau e-wallet seperti OVO, DANA dan GoPay, tetapi biaya dan ketersediaannya berbeda-beda, jadi cek di aplikasinya. Soal pajak, PMK 50/2025 mengenakan PPh final 0,21% dari nilai transaksi di platform dalam negeri dan 1% di platform luar negeri, tanpa PPN atas penyerahan aset kripto. Ini bukan nasihat pajak, tapi selisih itu cukup jadi alasan untuk memilih exchange lokal.

Di negara lain polanya serupa. Di Jepang artinya salah satu dari empat exchange terdaftar FSA, dan Coincheck serta OKJ sama-sama menjalankan order book IOST/JPY. Pengguna Korea punya Upbit, Bithumb dan Coinone. Pengguna Thailand punya Bitkub, salah satu exchange berlisensi SEC Thailand. Panduan langkah demi langkah membeli IOST kami membahas metode pembayaran, jenis order dan cara menjualnya nanti, sedangkan perbandingan exchange menunjukkan tempat mana melayani negara mana.

Kalau tidak ada exchange lokal yang melisting IOST, orang memakai rute dua langkah. Pengguna Taiwan, misalnya, membeli kripto dengan TWD di platform terdaftar FSC seperti MAX atau BitoPro, memindahkannya ke exchange global yang punya pasar IOST, lalu membeli di sana. Vietnam kasus khusus: sejak 1 September 2026 Decree 284 mengenakan denda untuk trading di platform tak berizin, jadi baca halaman IOST di Vietnam sebelum memilih rute. Di mana pun kamu tinggal, cek dua hal sebelum menarik koin: apakah exchange tujuan menerima IOST asli atau IOST BEP-20, dan apakah butuh memo.

Ilustrasi Gunung Fuji dengan pagoda merah dan gerbang torii, simbol peran Jepang sebagai pasar utama IOST

Catatan untuk pembaca di Jepang

Banyak pekerja dan mahasiswa Indonesia tinggal di Jepang. Selama berstatus penduduk Jepang, pakai exchange terdaftar FSA: Coincheck, OKJ, BitTrade atau Binance Japan. FSA sudah memperingatkan beberapa exchange luar negeri yang melayani penduduk Jepang tanpa registrasi.

Belum punya pasar IOST lokal? Mulai dengan kripto

Di Indonesia, rute paling sederhana adalah exchange berizin OJK yang punya pasar IOST. Pembaca di negara tanpa pasar IOST lokal sering membeli BNB atau kripto lain dengan kartu dulu, lalu memindahkannya ke exchange yang melisting IOST. CEX.IO, exchange yang beroperasi sejak 2013, adalah salah satu pilihan untuk langkah pertama itu. CEX.IO sendiri tidak melisting IOST, tidak melayani Jepang, dan bukan pedagang berizin OJK, jadi transaksi di sana masuk kategori platform luar negeri untuk urusan pajak.

Ambil kripto, lalu IOST

Dasar-dasar wallet dan staking

IOST asli memakai nama akun yang mudah dibaca, panjangnya 5 sampai 11 karakter, bukan alamat hex yang panjang. Akun baru harus dibuat oleh akun yang sudah ada, dan prosesnya mengunci sekitar 10 IOST untuk gas plus sedikit pembelian RAM, totalnya kira-kira 11,6 IOST. Wallet resminya adalah iWallet Pro, sebuah ekstensi Chrome. TokenPocket mendukung IOST asli di Android. Untuk IOST BEP-20, wallet BNB Chain apa pun seperti MetaMask atau Trust Wallet bisa dipakai. Tidak ada aplikasi Ledger resmi untuk mainnet IOST, jadi anggap setiap halaman unduhan “Ledger Live IOST” sebagai phishing. Panduan wallet IOST kami membandingkan semua pilihannya.

Saat mengirim, detail kecil sangat menentukan. Exchange biasanya memberi semua nasabah akun deposit yang sama dan membedakan mereka lewat memo, jadi transfer tanpa memo yang benar bisa nyangkut. Contoh: kalau kamu mengirim 1.000 IOST dari wallet ke exchange, kamu memasukkan nama akun deposit exchange itu dan memo pribadimu. Coincheck, misalnya, menyatakan tidak bisa membatalkan transfer yang sudah selesai, dan sebagian besar exchange punya aturan serupa. Panduan mengirim IOST menjelaskan memo, gas dan apa yang harus dilakukan kalau ada yang salah, sedangkan explorer IOST kami bisa mengecek hash transaksi atau akun mana pun.

“Staking” di IOST artinya voting. Satu IOST sama dengan satu suara, sebuah node butuh lebih dari 2,1 juta suara untuk memenuhi syarat, dan ketika kamu menarik suara, koinnya tetap terkunci selama 72 jam. Di BNB Chain, program StakeDrop menawarkan penguncian lebih lama dengan pengali reward untuk pemegang BEP-20. Beberapa exchange Jepang juga pernah menawarkan produk staking atau lending IOST, dengan bunga yang berubah-ubah dan kampanye yang bisa berakhir. Panduan staking IOST membahas ketiga rute itu beserta untung-ruginya.

Risiko yang akan kami tandai lebih dulu

Risiko pertama adalah suplai. Penerbitan IOST 3.0 membuat jumlah token jadi lebih dari dua kali lipat dibanding 21 miliar saat genesis, dan sebagian besar di antaranya vesting selama bertahun-tahun ke depan, sehingga ada tekanan jual yang terus-menerus. Risiko kedua adalah konsentrasi: sepuluh akun asli terbesar memegang sekitar 72% suplai L1. Sebagian besar adalah akun kustodian exchange, bukan paus perorangan, tapi tetap saja segelintir platform punya pengaruh besar. Risiko ketiga adalah aktivitas. Di hari biasa explorer hanya menunjukkan beberapa transaksi per detik, kebanyakan reward blok otomatis, jauh dari visi awalnya.

Lalu ada risiko praktis. Exchange bisa menghentikan deposit untuk upgrade, seperti yang dilakukan beberapa exchange untuk v4.0.0 pada Oktober 2026. Order book rupiah dan yen tipis, jadi order besar bisa menggeser harga. Exchange juga bisa kebobolan: Indodax mengalami peretasan sekitar $22 juta pada September 2024. Penipu juga suka IOST: daftar token di explorer berisi banyak token “IOST” palsu, situs airdrop palsu meminta seed phrase, dan kontrak BEP-20 tiruan beredar di mana-mana. Satu-satunya kontrak BEP-20 resmi adalah yang dipublikasikan di dokumentasi IOST. Halaman apakah IOST aman membahas semuanya lebih dalam, dan halaman DApps dan DeFi IOST menunjukkan proyek ekosistem mana yang masih hidup.

Kalau kamu mencari prediksi koin IOST di media sosial, hati-hati dengan dua pola. Pertama, target harga tanpa hitungan kapitalisasi pasar, misalnya “IOST ke Rp1.000”, yang mengabaikan puluhan miliar koin beredar. Kedua, grup sinyal yang mengajak beli sebelum “pengumuman besar”. Lonjakan 2026 menunjukkan bahwa kenaikan cepat bisa hilang sama cepatnya. Kalau mau membuat skenario sendiri, mulai dari logika di halaman prediksi, bukan dari janji di grup Telegram.

Cara memakai situs ini

iost.asia adalah hub riset independen. Kami bukan situs resmi IOST dan tidak berbicara atas nama IOS Foundation. Fakta kami sebisa mungkin diambil dari sumber primer: dokumentasi developer IOST, dokumentasi IOST 3.0, explorer resmi IOSTSCAN, pengumuman exchange dan daftar regulator di setiap negara, termasuk OJK untuk Indonesia. Kalau sebuah klaim tidak bisa dikonfirmasi, kami bilang terus terang, bukan mengulanginya. Harga live di situs ini diambil langsung dari data pasar publik di browser-mu, jadi selalu sesegar sumbernya.

Kalau kamu baru mulai, baca halaman ini, lalu apa itu IOST dan penjelasan IOST 3.0. Kalau kamu sudah memegang IOST, panduan airdrop, staking dan pengiriman akan paling banyak menghindarkanmu dari masalah. Kalau sedang memilih exchange, mulai dari halaman negaramu, lalu baca ulasan Indodax, Binance, Coincheck dan Bitkub. Tidak ada konten di sini yang merupakan nasihat keuangan; disclaimer kami menjelaskan alasannya, dan halaman tentang kami menjelaskan cara kami bekerja. Menemukan kesalahan? Kabari kami lewat halaman kontak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Koin IOST adalah apa?

IOST adalah koin asli blockchain IOST, jaringan publik yang dikelola IOS Foundation dari Singapura sejak mainnet-nya meluncur pada 25 Februari 2019. Koin ini dipakai untuk mendapatkan gas lewat staking, membeli RAM, memilih block producer dan membuat akun baru. Sejak Maret 2025 IOST juga hadir sebagai token BEP-20 di BNB Chain lewat rencana IOST 3.0.

Apakah IOST legal di Indonesia?

Ya. IOST tercantum di daftar aset yang boleh diperdagangkan di bursa CFX, dengan tanggal berlaku 18 Februari 2024. Sejak 10 Januari 2025 perdagangan aset kripto di Indonesia diawasi OJK, dan IOST bisa dibeli di pedagang berizin seperti Bittime dan Indodax dengan pasangan IOST/IDR atau di Tokocrypto lewat pasangan kripto.

Di mana beli IOST dengan rupiah?

Bittime dan Indodax sama-sama punya pasar IOST/IDR, dan di data agregator yang kami cek Bittime adalah pasar rupiah yang paling likuid. Tokocrypto tidak punya pasar rupiah untuk IOST, jadi kamu beli kripto dulu dengan rupiah. Pintu tidak listing IOST saat kami cek.

Apakah IOST di Indodax sama dengan IOST BEP-20?

Asetnya sama, tetapi jaringannya bisa berbeda. IOST asli di mainnet IOST dikirim ke nama akun dan biasanya butuh memo untuk deposit ke exchange, sedangkan IOST BEP-20 ada di BNB Chain dengan alamat 0x tanpa memo. Selalu cek jaringan yang didukung exchange sebelum mengirim.

Apakah mainnet IOST lama masih jalan setelah IOST 3.0?

Masih. Peluncuran IOST 3.0 pada Maret 2025 tidak mewajibkan migrasi, dan chain asli tetap menghasilkan blok setiap setengah detik. Semua block producer sudah memasang upgrade wajib go-iost v4.0.0 yang dirilis pada 14 Oktober 2026.

Apakah IOST bisa ditambang?

Tidak. IOST tidak memakai proof-of-work, jadi tidak ada GPU atau ASIC yang bisa menambangnya. IOST baru di L1 dibagikan ke block producer dan pemilih, sedangkan suplai BEP-20 baru berasal dari jadwal penerbitan IOST 3.0. Anggap setiap tawaran cloud mining IOST sebagai penipuan.

Sumber & bacaan lanjutan

  1. Situs resmi IOST · situs resmi
  2. Pengumuman resmi peluncuran IOST 3.0 · dokumentasi resmi
  3. Dokumentasi developer IOST L1 — Overview · dokumentasi resmi
  4. Rilis go-iost (v4.0.0) · GitHub resmi
  5. Explorer IOSTSCAN · explorer resmi
  6. CFX — daftar aset kripto yang dapat diperdagangkan (IOST) · daftar bursa kripto
  7. OJK — Otoritas Jasa Keuangan · regulator
  8. CoinGecko — IOST · data pasar
iost.asia

Siap untuk langkah IOST pertamamu?

Mulai dari exchange yang melayani negaramu, cek jaringan dua kali dan simpan memo baik-baik. Panduan kami menemanimu di setiap langkah.

  • Beli kripto pakai kartu
  • Tukar ke IOST di exchange yang melistingnya
  • Simpan IOST di wallet milik sendiri
Dapatkan kripto pertamamu

18+. Kripto sangat fluktuatif. Bukan saran keuangan.