Semua tentang IOST, dari pembelian pertama sampai Layer 2.
Panduan · 10 menit baca

IOST adalah apa, dan kenapa Asia masih membicarakannya?

IOST adalah blockchain publik yang dikelola dari Singapura dan meluncur pada Februari 2019, dengan blok setiap setengah detik, smart contract JavaScript, dan koin yang hidup di mainnet-nya sendiri sekaligus di BNB Chain. Ini asal-usulnya dan apa fungsinya.

Membuka CEX.IO, exchange kripto yang beroperasi sejak 2013 dan terdaftar di FinCEN Amerika Serikat. IOST tidak listing di sana, jadi Anda mulai dari kripto lalu swap.

Ilustrasi awan yang terhubung ke ikon-ikon perangkat pintar, pengingat bahwa nama Internet of Services milik IOST sering tertukar dengan Internet of Things
Mainnet sejak 2019Olympus, 25 Feb
Dua rumahL1 dan BEP-20
Di halaman ini
  1. Jawaban singkat
  2. Arti nama IOST
  3. Fungsi koin IOST
  4. Sejarah, 2018 sampai v4.0.0
  5. Siapa pendiri IOST
  6. Whitepaper dan roadmap
  7. Jepang, Korea dan Thailand
  8. IOST setelah 3.0
  9. Pertanyaan yang sering diajukan

Jawaban singkat

IOST adalah blockchain publik yang dibangun untuk kecepatan, dan IOST juga nama koinnya. Mainnet-nya hidup sejak 25 Februari 2019 dan sampai sekarang masih menghasilkan satu blok setiap setengah detik. Developer menulis smart contract dengan JavaScript, dan pengguna membayar transaksi dengan mengunci koin, bukan menghabiskannya. Penerbitnya adalah IOS Foundation yang terdaftar di Singapura. Pada Maret 2025 proyek ini menambah rumah kedua untuk koinnya: versi BEP-20 di BNB Chain plus jaringan Layer 2, lewat rencana bernama IOST 3.0.

Itu jawaban teknisnya. Jawaban yang lebih menarik justru soal orang-orangnya. IOST tidak pernah jadi koin papan atas di Barat, tetapi namanya akrab di Jepang, tempat Coincheck melistingnya pada 2020, dan di Korea, tempat Upbit memperdagangkannya terhadap won sejak 2018. Di Thailand IOST bahkan punya julukan sendiri. Di Indonesia, banyak orang pertama kali melihatnya di daftar aset Indodax atau Bittime lalu mengetik “IOST adalah” di Google. Panduan ini membahas nama, fungsi koin, sejarah, orang-orang di baliknya dan apa yang berubah di 3.0. Kalau kamu terutama ingin membeli, panduan cara beli IOST kami adalah jalan pintasnya.

Arti nama IOST

IOST adalah singkatan dari Internet of Services Token. Yayasannya menyebut diri Internet of Services Foundation, dan janji awalnya sederhana: membangun blockchain publik yang cukup cepat untuk layanan online sungguhan, dari game sampai e-commerce, tanpa transaksi lambat dan mahal yang dulu membuat Ethereum kewalahan. Whitepaper 2018 menjanjikan throughput hingga 100.000 transaksi per detik, desain konsensus baru bernama Proof of Believability, dan sharding untuk membagi pekerjaan ke banyak kelompok node.

Banyak orang mencampuradukkan nama ini dengan Internet of Things, sebagian karena hurufnya mirip sekali. IOST tidak punya kaitan khusus dengan perangkat pintar atau sensor. Kata “services” di namanya merujuk pada aplikasi dan platform yang berjalan di atas chain. Kamu juga akan menemukan IOST tertukar dengan token bernama mirip seperti IOTA atau IoTeX. Itu proyek terpisah dengan jaringan terpisah, jadi kalau wallet atau exchange menawarkan sesuatu yang kelihatannya IOST, cek ticker dan jaringannya sebelum membeli atau mengirim.

Seberapa dekat IOST dengan visi awalnya? Sebagian saja. Blok setengah detik itu nyata, dan chain-nya konsisten menghasilkannya selama bertahun-tahun. Angka 100.000 TPS tidak pernah tercapai di mainnet, dan desain sharding tidak pernah dirilis seperti yang digambarkan. Kami membahas angka-angka itu secara jujur di halaman teknologi IOST, termasuk cara kerja Proof of Believability dalam praktik.

Fungsi koin IOST

Di chain asli, IOST lebih mirip kunci sumber daya daripada token biaya. Kamu tidak membayar beberapa sen per transfer seperti di banyak chain lain. Sebagai gantinya kamu mengunci (pledge) IOST dan menerima gas yang terisi ulang setiap hari. Kamu membeli RAM, yaitu penyimpanan on-chain yang dipakai kontrak dan saldo, dengan IOST. Kamu memilih block producer dengan IOST. Dan membuat akun baru mengharuskan akun yang sudah ada mengunci IOST untuknya. Di BNB Chain, versi BEP-20 terutama dipakai untuk trading dan program StakeDrop.

Untuk apa saja koin IOST dipakai
KegunaanDi manaCara kerjanya
GasMainnet IOSTKunci IOST, dapat gas yang terisi ulang harian; membuka kunci butuh 72 jam
RAMMainnet IOSTDibeli dari sistem dengan IOST; biaya pembelian 2% dibakar
VotingMainnet IOST1 IOST = 1 suara untuk block producer; menarik suara butuh 72 jam
Akun baruMainnet IOSTSekitar 10 IOST dikunci plus sedikit RAM, dibayar oleh pembuat akun
Trading dan StakeDropBNB Chain (BEP-20)Token standar di alamat 0x; StakeDrop minimal 10.000 IOST
Gas Layer 2IOST L2 (chain 182)Dibayar dengan BNB, bukan IOST

Sumber: dokumentasi developer IOST (model ekonomi, akun, voting) dan docs.iost.io. Selengkapnya di panduan tokenomics kami.

Desain ini punya keuntungan praktis buat pengguna kecil. Karena setiap akun dimulai dengan sekitar 10 IOST yang dikunci untuk gas, akun itu bisa melakukan kira-kira seratus transfer biasa per hari tanpa mengeluarkan biaya apa pun. Kekurangannya, koin yang terkunci untuk gas atau RAM tidak punya hak suara dan butuh waktu untuk dibebaskan. Untuk mekanisme voting dan reward selengkapnya, lihat panduan staking IOST. Satu hal yang tidak bisa dilakukan IOST: ditambang. Tidak ada proof-of-work, jadi aplikasi “mining IOST” apa pun patut dicurigai.

Sejarah IOST, dari 2018 sampai v4.0.0

Linimasa IOST tergolong pendek untuk ukuran blockchain, tapi padat. IOST tidak menggelar ICO publik; penjualan 2018 ditujukan ke pembeli privat dan institusi, dan token ERC-20-nya mulai diperdagangkan pada Januari 2018, tepat saat gelembung altcoin memuncak. Harga tertinggi sepanjang masanya datang hanya beberapa hari kemudian. Mainnet menyusul setahun berikutnya, listing di Jepang dan Korea memberinya napas kedua, dan IOST 3.0 membuka babak baru pada 2025.

  1. Jan 2018Penjualan privat dan trading pertamaToken ERC-20 listing sekitar 16 Januari; harga tertinggi sekitar $0,13 tercapai pada 23 Januari.
  2. 25 Feb 2019Mainnet “Olympus” hidupIOST ERC-20 ditukar dengan IOST asli di mainnet.
  3. 8 Sep 2020Listing di CoincheckExchange Jepang pertama yang melisting IOST.
  4. 2021Bull run dan dorongan di JepangOKCoin Japan listing IOST pada 15 September; marketplace NFT RIZIN dan airdrop DON menyusul.
  5. 21 Okt 2024Proposal PayFi dan DePINYayasan mengusulkan upgrade yang kemudian menjadi IOST 3.0.
  6. 12–13 Jan 2025Voting kedua lolosSehari kemudian DAXA dan Upbit mengeluarkan imbauan hati-hati soal suplai baru.
  7. 8 Mar 2025Peluncuran IOST 3.0Kontrak token BEP-20, Layer 2 di BNB Chain dan aturan airdrop; snapshot pada 15 Maret.
  8. Okt 2026go-iost v4.0.0Upgrade wajib L1 dirilis 14 Oktober; exchange sempat menghentikan deposit dan penarikan.
Koleksi gadget teknologi retro hitam-putih, simbol akar IOST di generasi blockchain cepat tahun 2018

Chain generasi 2018

IOST lahir dari gelombang blockchain cepat berbasis voting saat bull market 2018, bersama EOS dan TRON. Banyak ide desainnya, dari akun bernama sampai RAM, berasal dari era itu.

Beberapa babak layak diceritakan lebih detail. Reli 2021 adalah tahun terbaik IOST setelah euforia peluncuran: harganya naik sekitar enam belas kali lipat antara Januari dan April, terbantu pasar yang sedang naik dan penggemar baru di Jepang. Desember 2023 membawa perhatian jenis lain, ketika spam inscription memacetkan chain dan developer merilis versi darurat yang memprioritaskan transfer biasa. Pada Januari 2024 yayasan bergabung dengan program inkubasi Cyberport di Hong Kong. Lalu datang perdebatan panjang soal IOST 3.0, yang kami bahas detail di penjelasan IOST 3.0. Untuk sisi harga dari sejarah ini, halaman harga IOST menampilkan grafik live serta titik tertinggi dan terendahnya.

Ada juga dua tanggal yang penting khusus untuk pembaca Indonesia, walaupun tidak tercantum di linimasa resmi proyek. Pada 18 Februari 2024, IOST mulai berlaku di daftar aset kripto yang boleh diperdagangkan di bursa CFX, penerus daftar aset Bappebti. Lalu pada 10 Januari 2025, pengawasan aset kripto berpindah dari Bappebti ke OJK di bawah POJK 27/2024, sehingga kripto kini berstatus aset keuangan digital. Bagi pemegang IOST di Indodax, Bittime atau Tokocrypto, perpindahan itu tidak mengubah koinnya, tetapi mengubah siapa yang mengawasi exchange tempat koin itu disimpan.

Siapa pendiri IOST

Menurut materi proyek dan sumber sekunder seperti halaman riset exchange, IOST didirikan bersama oleh Jimmy Zhong, yang menjabat CEO, bersama Terrence Wang, Ray Xiao, Justin Li, Sa Wang dan Kevin Tan. Kami tidak bisa mengonfirmasi daftar itu di halaman tim resmi, karena proyek ini tidak lagi mempublikasikannya, jadi anggap saja itu versi yang umum dilaporkan. Beberapa agregator bahkan salah menulis nama-namanya, alasan lain untuk membaca klaim soal pendiri dengan hati-hati.

Wajah proyek saat ini adalah Blake Jeong, yang diperkenalkan sebagai Co-CEO pada 2024 dan sebagai CEO di unggahan resmi sejak 2025. Entitas hukumnya adalah IOS Foundation Ltd. di Singapura. Investor awal yang disebut sumber sekunder antara lain HongShan, dulu Sequoia China, dan Matrix Partners China, dan pelacak ICO menyebut penjualan privat akhir 2017 atau awal 2018 bernilai sekitar $35 juta, walaupun sumber-sumber berbeda soal harga per token dan total pendanaannya. Pada Juni 2025 yayasan mengumumkan putaran strategis $21 juta yang dipimpin DWF Labs, Presto dan Rollman Management Group untuk mendanai rencana aset dunia nyata (RWA).

Whitepaper dan roadmap IOST

Whitepaper teknis asli dari 2018 masih menjadi gambaran terbaik tentang apa yang ingin dibangun IOST. Kamu bisa membacanya di repositori Documents iost-official di GitHub. Isinya menjelaskan Proof of Believability, token reputasi bernama Servi, desain Efficient Distributed Sharding dan target 100.000 TPS. Tautan whitepaper di iost.io mengarah ke halaman error, jadi jangan heran kalau kamu tidak menemukannya di sana. Untuk era sekarang, dokumentasi IOST 3.0 berperan sebagai whitepaper.

Narasi resminya membagi proyek ke tiga fase: IOST 1.0 sejak 2018 dengan chain asli, IOST 2.0 sejak 2022 yang fokus pada pertumbuhan ekosistem, dan IOST 3.0 sejak 2025 dengan Layer 2, aset dunia nyata, pembayaran dan identitas digital. Target roadmap-nya ambisius. Proposal 2024 menyebut volume transaksi $200 juta per bulan dan lebih dari $1 miliar aset dunia nyata yang ditokenisasi pada akhir 2025. Kami tidak menemukan bukti on-chain bahwa target itu tercapai, dan angka utama di situs resminya tidak cocok dengan explorer resmi, yang menghitung total akun sekitar 1,2 juta. Baca angka roadmap sebagai rencana, bukan hasil.

Buat yang mencari “fundamental koin IOST”, inilah intinya: teknologi dasarnya berjalan, dokumentasinya terbuka, tetapi adopsi nyata jauh di bawah janji di atas kertas. Fundamental yang bisa kamu cek sendiri adalah aktivitas di explorer, jumlah suplai yang terus bertambah, dan likuiditas di exchange tempat kamu membelinya. Ketiganya lebih jujur daripada slide presentasi mana pun.

Mau punya IOST di wallet sendiri?

Di Indonesia, cara paling langsung adalah exchange berizin OJK yang punya pasar IOST/IDR, seperti Bittime atau Indodax. Di negara tanpa pasar IOST lokal, banyak pembaca mulai dengan membeli kripto pakai kartu, misalnya di CEX.IO yang beroperasi sejak 2013, lalu memindahkannya ke exchange yang melisting IOST. CEX.IO sendiri tidak melisting IOST dan tidak melayani Jepang.

Buka akun

Kenapa Jepang dan Korea jatuh hati, dan apa julukan IOST di Thailand

Jepang adalah rumah emosional IOST. Coincheck melistingnya pada 8 September 2020, saat exchange Jepang hanya menawarkan sedikit koin yang disetujui, sehingga listing itu memberi investor ritel domestik akses mudah ke altcoin chain cepat dengan harga per unit yang rendah. OKCoin Japan, sekarang OKJ, menyusul setahun kemudian, dan daftar FSA mencatat empat exchange terdaftar yang melayaninya. Yayasan mendukungnya dengan kerja lokal: keanggotaan Japan Blockchain Association, kelas di kampus, marketplace NFT RIZIN FIGHTING COLLECTION dan acara komunitas di Tokyo. Halaman IOST di Jepang memuat daftar exchange dan aturan pajaknya.

Papan neon terpantul di kanal Dotonbori, Osaka, saat senja, bagian dari Jepang yang menjadi komunitas IOST terbesar

Besar di Jepang

Dalam wawancara 2025, CEO IOST menyebut Jepang sebagai komunitas terbesar proyek ini dan Korea sebagai pasar terbesar kedua.

Korea adalah mesin trading-nya. Upbit membuka pasar KRW-IOST pada 25 Juli 2018, bahkan sebelum mainnet meluncur, dan menambah pasar BTC akhir tahun itu. Bithumb dan Coinone juga memperdagangkannya. Bobot permintaan Korea terlihat on-chain: akun kustodian yang terkait Dunamu, operator Upbit, memegang sekitar 30% dari seluruh IOST asli. Exchange Korea juga ikut membentuk cerita 3.0, karena imbauan DAXA pada Januari 2025 adalah reaksi pasar besar pertama terhadap suplai baru. Lihat halaman IOST di Korea Selatan untuk detailnya.

Thailand menyumbang sesuatu yang tidak bisa ditulis whitepaper mana pun: julukan. Sebagian investor Thailand bercanda menyebut IOST เหรียญยาย, kira-kira artinya “koin nenek”, dan frasa itu ternyata sering sekali dicari. Kami tidak menemukan sumber yang bisa diandalkan soal asal julukan itu. Tebakan yang umum bilang karena IOST sudah lama sekali ada di Bitkub, atau karena harganya bergerak pelan, tetapi itu sebatas tebakan. Halaman IOST di Thailand membahas pasar IOST/THB di Bitkub dan aturan lokalnya.

Bagaimana dengan Indonesia? Tidak ada julukan lokal yang kami temukan, tetapi IOST punya status yang jelas: koin ini tercantum di daftar aset yang boleh diperdagangkan di bursa CFX, dan bisa dibeli dengan rupiah di pedagang berizin OJK. Artinya, warga Indonesia bisa membeli koin era 2018 ini secara legal dengan IDR, tanpa harus lewat exchange luar negeri. Semua detailnya ada di halaman IOST di Indonesia.

Seperti apa IOST setelah 3.0

IOST dalam wujud 3.0 adalah dua hal sekaligus. Chain asli tetap berjalan, dengan 17 block producer, blok setengah detik dan upgrade wajib go-iost v4.0.0 yang dipasang semua node pada Oktober 2026. Sebagian besar exchange Jepang dan Korea masih mengkreditkan IOST asli ini. Di sampingnya, koin ini kini banyak diperdagangkan sebagai token BEP-20 di BNB Chain, dan yayasan menjalankan Layer 2 OP Stack dengan chain ID 182 yang sejauh ini nyaris tanpa aktivitas pengguna. Suplainya juga bertambah banyak di sepanjang jalan, yang dibedah di halaman tokenomics IOST.

Dalam praktik, apa artinya buat kamu? Kalau kamu hanya membeli dan menyimpan IOST di exchange lokal, sebagian besar detail teknis ini tidak akan kamu rasakan, karena exchange yang mengurus jaringan, memo dan node. Detailnya baru penting saat kamu menarik koin ke wallet sendiri atau memindahkannya ke exchange lain. Di titik itu, satu kesalahan memilih jaringan, misalnya mengirim IOST BEP-20 ke alamat deposit yang hanya menerima IOST asli, bisa membuat koin sulit atau bahkan mustahil dikembalikan. Jadi sebelum penarikan pertama, cek dua kali jaringan dan memo di halaman deposit tujuan, lalu kirim jumlah kecil dulu sebagai tes.

Kalau ingin melihat chain-nya sendiri, explorer resmi IOSTSCAN menampilkan blok, producer dan akun, dan alat explorer IOST kami bisa mencari hash transaksi atau nama akun mana pun. Untuk apa saja yang pernah dibangun di atas jaringan ini, dari game sampai DeFi, lihat halaman DApps IOST.

Pertanyaan yang sering diajukan

IOST singkatan dari apa?

IOST adalah singkatan dari Internet of Services Token. Yayasan di baliknya menyebut diri Internet of Services Foundation, dan idenya adalah blockchain publik yang cukup cepat untuk menjalankan layanan dan aplikasi online dalam skala besar. IOST tidak ada hubungannya dengan Internet of Things.

Siapa pendiri IOST?

Menurut materi proyek dan sumber sekunder, IOST didirikan bersama oleh Jimmy Zhong sebagai CEO bersama Terrence Wang, Ray Xiao, Justin Li, Sa Wang dan Kevin Tan. Tidak ada halaman tim resmi yang mengonfirmasi daftar lengkapnya. CEO yang disebut di rilis resmi saat ini adalah Blake Jeong.

Apakah IOST proyek China?

Penerbitnya adalah IOS Foundation yang terdaftar di Singapura. Menurut sumber sekunder, beberapa investor awalnya adalah firma modal ventura berfokus China seperti HongShan, dulu Sequoia China, dan Matrix Partners China. Edisi enterprise IOST mendapat sertifikat developer BSN China pada 2020, tetapi tidak ada bukti hubungan resmi dengan pemerintah China.

Di mana membaca whitepaper IOST?

Whitepaper teknis tahun 2018 dipublikasikan di repositori Documents milik iost-official di GitHub. Tautan whitepaper di iost.io mengarah ke halaman error, jadi untuk era IOST 3.0 dokumentasi di docs.iost.io berfungsi sebagai rujukan terkini.

Kapan IOST diluncurkan?

Token IOST pertama kali diperdagangkan pada Januari 2018 sebagai token ERC-20 setelah penjualan privat. Mainnet IOST bernama Olympus meluncur pada 25 Februari 2019, lalu pemegang ERC-20 menukarnya ke IOST asli. IOST 3.0 diluncurkan pada 8 Maret 2025.

Kenapa investor Thailand menyebut IOST koin nenek?

Sebagian investor Thailand bercanda menyebut IOST เหรียญยาย, yang kira-kira berarti koin nenek. Kami tidak menemukan asal-usul julukan itu yang terkonfirmasi. Tebakan populer menunjuk pada IOST sebagai salah satu koin lama di Bitkub dan pergerakan harganya yang lambat, tetapi itu lelucon komunitas, bukan sejarah yang terdokumentasi.

Sumber & bacaan lanjutan

  1. Whitepaper teknis IOST (2018) · GitHub resmi
  2. What is IOST — dokumentasi IOST 3.0 · dokumentasi resmi
  3. Dokumentasi developer IOST L1 — Overview · dokumentasi resmi
  4. Peluncuran resmi IOST 3.0 · dokumentasi resmi
  5. Pengumuman IOST 3.0 di Medium · blog resmi, 12 Des 2024
  6. Rilis go-iost v4.0.0 · GitHub resmi
  7. Pengumuman Upbit soal IOST (imbauan DAXA) · pengumuman exchange, 13 Jan 2025
  8. Siaran pers listing IOST di Coincheck · siaran pers exchange
iost.asia

Cukup penasaran untuk memegang IOST?

Mulai dari exchange yang melayani negaramu, cek jaringan IOST yang didukung, dan simpan memo baik-baik.

  • Beli kripto pakai kartu
  • Tukar ke IOST di exchange yang melistingnya
  • Simpan IOST di wallet milik sendiri
Dapatkan kripto pertamamu

18+. Kripto sangat fluktuatif. Bukan saran keuangan.